Latest News

Showing posts with label Jokowi Membangun. Show all posts
Showing posts with label Jokowi Membangun. Show all posts

Wednesday, 15 May 2019

JAYALAH NEGERIKU... NKRI HARGA MATI !!



Hari ini Menteri Keuangan dan BI mengadakan raker dengan DPR. Tadinya DPR sudah siap menyerang dengan issue kurs melemah. Tetapi setelah dijelaskan oleh Sri Mulyani I dengan data yg ada, akhirnya DPR menyetujui semua asumsi RAPBN tahun 2019. Apa yg menarik dari Raker, seakan raker ini puncak anti klimaks fakta lawan hoax. Berita issue negatif bahwa Pemerintah lemah karena kurs melemah terbantahkan sudah. Bahwa berdasarkan asumsi APBN 2018, nilai tukar Rupiah terhadap dolar berada pada Rp13.400 / USD. Kalau dihitung rata2 tahunan Januari sampai September 2018 rata2 kurs di 13.977 / USD.

Artinya asumsi meleset sebesar Rp 577 / USD lebih tinggi. Tetapi mengapa tidak sampai APBN direvisi ? Karena pelemahan kurs itu tidak sampai membuat APBN tekor. Malah berdasarkan hitungan, APBN kelebihan pendapatan atas pelemahan kurs tersebut. SMI mengatakan bahwa setiap pelemahan atau depresiasi Rp 100 / USD maka ada kenaikan penerimaan Rp 4,7 trilun dan belanja negara naik Rp 3,1 triliun.
Hitunglah kalau pelemahan sebesar Rp 577 per USD. Lumayan surplus APBN. Makanya tahun ini neraca primer kita surplus.
Artinya ini pertama kali sejak 2013 APBN kita sehat lahir batin.

Mengapa ?

Karena pendapatan dikurangi belanja mencatat surplus.

Ternyata pelemahan rupiah memang karena terjadinya arus keluar dana jangka pendek tahun 2018 akibat bukan karena kebijakan suku bunga The Fed tetapi faktor perang dagang. Karena serangan suku bunga The Fed tahun 2016 dan 2017 sudah ada namun capital inflow tinggi sehingga Defisit CAD dapat ditutupi dari capital inflow.
Tahun 2018 ini perang dagang menekan CAD dan yg pada waktu bersamaan terjadi capital Outflow. Makanya SMI menetapkan Kurs tahun 2019 pada APBN adalah 14.400.
Inilah kurs rata2 yg realitis dalam kondisi terjadi capital Outflow akibat kebijakan suku bunga The Fed dan perang dagang.

Dampaknya ? APBN akan semakin bergantung kepada pembiayaan rupiah. Tentu ini semakin sehat, APBN semakin mandiri.
Indonesia akan mengefektifkan Bilateral Swaph Agreement (BSA) atau biasa disebut juga Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA). Skema ini adalah perjanjian kedua negara untuk transaksi tapi tidak menggunakan mata uang dollar, bisa menggunakan mata uang rupiah. Udah tiga negara yg sudah approved seperti Jepang, Korea dan China. Kalau tiga negara maju ini aja mau, apalagi negara berkembang. Selanjutnya Good Bye US Dollar.

MARI KITA DUKUNG PEMERINTAH YG TERUS BEKERJA KERAS DAN CERDAS UTK MEMAJUKAN NEGERI INI...

BILA ANDA TIDAK DAPAT MEMBANTU SECARA LANGSUNG, MINIMAL DAPAT MENDUKUNG DENGAN TIDAK IKUT MENYEBARKAN BERITA HOAX TENTANG PELEMAHAN RUPIAH... SEBARKANLAH INFO INI KESEMUA KONTAK SERTA GROUP WA ANDA

JAYALAH NEGERIKU...
NKRI HARGA MATI !!
https://politikandalan.blogspot.com/2019/05/jayalah-negeriku-nkri-harga-mati.html

Wednesday, 8 May 2019

KITA BANGGA JOKOWI MENDUNIA



KITA BANGGA JOKOWI MENDUNIA

Presiden Joko Widodo - Panglima Tertinggi RI, terhitung mulai tanggal 1 Mei 2019 menjadi Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebagai Bangsa Indonesia, kita semua bangga Presiden Jokowi Mendunia.

• Presiden Jokowi menggunakan kendaraan tempur untuk PBB/UN (United Nations) hasil produksi anak bangsa sendiri (PT. Pindad/BUMN).

• Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, terharu mendengar DK-PBB memutuskan Indonesia memimpin lembaga dunia tersebut.

(Shared by SIW: 06-05-2019)


Saturday, 4 May 2019

Presiden Tinjau Pabrik Sepatu dan Makan Siang Bersama Pekerja Pabrik


Presiden Tinjau Pabrik Sepatu dan Makan Siang Bersama Pekerja Pabrik

Presiden Joko Widodo pada siang ini, Selasa, 30 April 2019 meninjau sebuah pabrik sepatu di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Pabrik yang dikunjungi Presiden kali ini adalah pabrik milik PT KMK Global Sports.

Presiden tiba di pabrik pada pukul 11.00 WIB dengan didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden berkeliling pabrik dan juga menyapa para pekerja yang sedang beraktivitas. Melihat kedatangan Kepala Negara, para pekerja menyambutnya dengan antusias. Beberapa menghampiri Presiden untuk bersalaman dan berswafoto.

Usai meninjau pabrik selama satu jam, Presiden kemudian berjalan menuju kantin PT KMK untuk bersantap siang bersama para pekerja. Presiden tampak duduk bersama puluhan buruh di sebuah meja makan panjang. Menu yang disantap Kepala Negara pun sama dengan yang disantap para pekerja, yakni nasi putih, sayur sop, tempe goreng, telur rebus, dan buah salak.

"Ya makan siang tadi kan ada tempe, telur, sayur. Ya saya kira secara gizi dan nutrisi untuk saya sudah sangat bagus," ujar Presiden kepada para jurnalis seusai santap siang.

Kepada para jurnalis, Presiden mengaku banyak berdialog dengan para pekerja selama peninjauan, antara lain mengenai sudah berapa lama para pekerja tersebut bekerja di pabrik itu dan mengenai kesejahteraan mereka. Dari obrolan tersebut, beberapa pekerja mengaku sudah lama bekerja di pabrik, antara 15 sampai 23 tahun.

"Artinya menurut saya atmosfer lingkungan yang ada di PT KMK ini saya kira memberikan sebuah atmosfer yang baik, lingkungan yang baik, pada karyawan. Ada kliniknya, saya kira sangat bagus," ungkapnya.

Presiden berpandangan bahwa hal yang paling penting untuk dilakukan adalah meningkatkan produktivitas lewat peningkatan kemampuan para pekerja. Karena menurutnya, produktivitas para pekerja itu berpengaruh terhadap produksi pabrik.

"Yang paling penting kita ini meningkatkan produktivitas lewat reskilling, upskilling, sehingga kalau sudah produktif, perusahaan itu menggaji lebih tinggi itu mampu. Karena produktivitas itu juga menyangkut produksi berapa yang dihasilkan. Kalau dihasilkannya naik saya kira gajinya dinaikkan tidak masalah," paparnya.

Di penghujung keterangannya, Presiden pun berharap perayaan hari Buruh atau May Day yang jatuh pada 1 Mei esok hari bisa berjalan dengan baik, penuh kegembiraan, dan kondusif.


Tangerang, 30 April 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Tuesday, 2 April 2019

INDONESIA KEMBALI MEMENANGKAN DUA TAMBANG ASING



Waow.......
INDONESIA KEMBALI MEMENANGKAN DUA TAMBANG ASING, PERUSAHAAN (INGGRIS & AUSTRALIA).
*Ijin tambang-nya palsu....!!!
*Siapa yang bikinin ijinnya...???

Menang Gugatan Lawan Perusahaan Inggris & Australia, RI Selamatkan Rp 18 T

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) memenangkan gugatan arbitrase internasional yang dilayangkan dua perusahaan tambang asing, Churchill Mining Plc dari Inggris dan Planet Mining Pty Ltd dari Australia. Dengan begitu, pemerintah RI telah menyelamatkan dana sebesar USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18 triliun.

Putusan tersebut telah dikeluarkan oleh Komite Pusat Internasional Penyelesaian Perselisihan Investasi atau International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) di Washington DC, Amerika Serikat pada 18 Maret 2019. ICSID menolak semua permohonan annulment of the award atau permohonan pembatalan putusan yang diajukan oleh para penggugat.

"Kemenangan yang diperoleh pemerintah Indonesia dalam forum ICSID ini bersifat final, berkekuatan hukum tetap, sehingga tidak ada lagi upaya hukum lain yang dapat dilakukan oleh para penggugat," ujar Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di kantornya, Jakarta, Senin (25/3).

Kasus bermula saat para penggugat menuduh pemerintah Indonesia dalam hal ini Bupati Kutai Timur melanggar perjanjian bilateral investasi (BIT) RI-UK dan RI-Australia. Pelanggaran dimaksud adalah melakukan ekspropriasi tidak langsung dan prinsip perlakuan adil dan seimbang melalui pencabutan Kuasa Pertambangan atau Izin Usaha Pertambangan Eksploitasi (KP/IUP Eksploitasi) anak perusahaan para penggugat (empat perusahaan Grup Ridlatama) seluas sekitar 350 ribu meter persegi, di Kecamatan Busang pada 4 Mei 2010.

Para penggugat mengklaim bahwa pelanggaran tersebut telah menimbulkan kerugian terhadap investasinya di Indonesia, dan mengajukan gugatan sebesar USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18 triliun.

Gugatan tersebut sejatinya telah dimentahkan Tribunal ICSID pada 6 Desember 2016. Tribunal yang terdiri dari Gabrielle Kaufmann-Kohler, Michael Hwang SC, dan Albert Jan van den Berg menolak semua klaim yang diajukan penggugat terhadap Indonesia. Tribunal ICSID saat itu juga mengabulkan klaim Indonesia untuk mendapatkan penggantian biaya berperkara (award on costs) sebesar USD 9,4 juta.

Tribunal ICSID menerima semua argumen dan bukti yang diajukan pemerintah Indonesia yang membuktikan adanya pemalsuan dokumen oleh para penggugat. Setidaknya ada 34 dokumen palsu yang diajukan para penggugat pada proses persidangan tersebut.

"Tribunal ICSID sepakat dengan argumentasi pemerintah Indonesia bahwa, investasi yang bertentangan dengan hukum tidak pantas mendapatkan perlindungan dalam hukum internasional," tutur Yasonna.

Kemenangan Final

Tak terima dengan keputusan tersebut, dua perusahaan tambang asing asal Inggris dan Australia itu kembali mengajukan permohonan pembatalan putusan (annulment of the award) berdasarkan Pasal 52 Konvensi ICSID.

Argumentasi yang diajukan para enggugat adalah, bahwa Tribunal ICSID dianggap telah melangkahi kewenangan (ultra vires), telah terjadi penyimpangan yang serius dari aturan prosedur yang mendasar, dan putusan dianggap gagal menyatakan alasan yang menjadi dasar putusan.

Namun akhirnya setelah melalui perjuangan panjang, Komite ICSID pada 18 Maret 2019 menegaskan kemenangan Indonesia melalui sebuah putusan yang final dan berkekuatan hukum tetap (Decision on Annulment).

"Perlu digarisbawahi bahwa kemenangan ini adalah prestasi luar biasa bagi pemerintah Indonesia yang dicapai melalui koordinasi, dukungan, dan kerjasama dari instansi-instansi terkait," ucap Yasonna.

Dengan kemenangan tersebut, maka pemerintah Indonesia terhindar dari klaim sebesar USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18 triliun. Selain itu, penggantian biaya perkara sebesar USD 9,4 juta merupakan yang terbesar yang pernah diputus Tribunal ICSID.

Putusan tersebut tercatat sebagai kemenangan yang pertama yang dicapai pemerintah Indonesia di Forum ICSID di Washington DC, Amerika Serikat. Kemenangan tersebut bukti bahwa pemerintah Indonesia membuat perlakuan yang seimbang dan adil terhadap investor asing.

"Dan juga bukti bahwa pemerintah Indonesia memiliki kedaulatan dalam pengelolaan di bidang pertambangan," kata Yasonna menandaskan.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com

https://m.merdeka.com/peristiwa/menang-gugatan-lawan-perusahaan-inggris-australia-ri-selamatkan-rp-18-t.html

Ayo......
Sikat habis para pencipta ISIS itu...!!!

Pak Jokowi harus sekali lagi, untuk menyelesaikan semuanya.....🙏🙏🙏
Majulah Negri-ku.......🇮🇩🇮🇩🇮🇩
*M E R D E K A........💪💪

KUTIPAN DARI KAGAMA ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA MASALAH UTANG INDONESIA



Wahai teman2 patriot Indonesia, yuk kita viralkan sebanyak mungkin artikel berikut ini... banyak sekali rakyat kecil termakan isu bahwa Jokowi membuat Indonesia ketiban utang.
Salam 👍 Tuhan memberkati. 🙏

“KUTIPAN DARI KAGAMA ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA UTANG JOKOWI HANYA RP. 16 T. DALAM 4 TAHUN PEMERINTAHANNYA"

Salah satu tuduhan haters yang tersebar di medsos adalah Jokowi membuat Indonesia ketiban utang raksasa. Bayangkan, utang Indonesia mencapai Rp.5000 Triliun (5000 T). Buaanyaaak sekali, bagaimana bisa membayarnya.?!

Doni – sopir Grabcar – di Bekasi, termakan isu itu. Ia memaki-maki Jokowi melalui medsos, seorang advokat di Cikampek, Elyasa SH, mengumbar kebencian terhadap Jokowi dengan menulis utang negara 5000 T tadi. Tohir, seorang da’i di Lampung – teman Elyasa di Yogya – melakukan hal sama. Indonesia, menurutnya, akan bangkrut di tangan Jokowi karena utang yang sundul langit.

Benarkah demikian.?!

Peter F Gontha, pengusaha sukses – pendiri RCTI, SCTV, Berita Satu, Indovision, dan First Media – menyodorkan data dan fakta bahwa Indonesia di era Jokowi tidak akan bangkrut bahkan akan melejit perekonomiannya, karena Jokowi bukan penumpuk utang. Malah, dialah presiden yang menurunkan utang Indonesia.

Gontha, di awal tulisannya, menyebutkan: Di dunia ini, ada tiga negara yang terancam bangkrut pada tahun 2018 karena krisis moneter. Yaitu Turki, Venezuela, dan Malaysia.

Seperti dilansir Reuters, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guang Eng menjelaskan, total utang Malaysia mencapai 1.087 triliun ringgit (sekitar Rp3.500 T) pada 31 Desember 2017. Konon, utang tersebut berhilir pada kasus mega korupsi mantan Perdana Menterinya (PM) Najib Razak beserta istrinya.

Nasib perekonomian Negeri Jiran pun di ujung tanduk. Warga Malaysia membuat gerakan aksi melunasi utang dengan cara iuran atau patungan. Ini dilakukan melalui sebuah situs crowdfunding. Di samping itu, PM Mahathir Mohamad memotong gaji para Menteri dan anggota parlemen seluruh negara bagian sebesar 10% untuk mengurangi utang yang mencapai 1.087 T Ringgit itu.

Betul. Utang Indonesia lebih besar dari Malaysia. Berdasarkan laporan Bank Indonesia, pada akhir April 2018, jumlah utang luar negeri (ULN) berada di angka 356,9 Miliar USD. Sekitar Rp 5.000 T.

Pertanyaannya: Kenapa Malaysia terancam bangkrut, sementara Indonesia tidak.?! Demikian pertanyaan Gontha. Pria yang mendapat julukan “Rupert Murdoch” Indonesia (karena memiliki media massa) itu, menjawab sendiri pertanyaannya.

Menurut Gontha – hal itu terjelaskan dari rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Utang Malaysia memang hanya Rp 3.500 triliun. Tapi rasionya terhadap PDB lebih dari 60%. Sebaliknya Indonesia, meski berutang hingga Rp 5.000 T, namun rasio utangnya terhadap PDB hanya 29%.

“Dengan rasio utang yang lebih dari 60% PDB, Malaysia akan sulit membayar cicilan utangnya. Hal ini akan membawa efek berantai kondisi moneter Malaysia,” tulis mantan akuntan di City Bank New York itu.

Tahun-tahun sebelumnya Malaysia jarang sekali punya utang lebih dari 300 Miliar Ringgit. Utang yang mencapai 1.087 Triliun Ringgit itu terjadi akibat dugaan kasus korupsi di 1MDB (1 Malaysia Development Berhad). 1MDB adalah semacam BUMN yang didirikan mantan PM Najib Razak untuk menghimpun dana pembiayaan proyek infrastruktur Malaysia.

Turki nyaris bangkrut karena pemborosan dan salah kalkulasi, sedangkan Venezuela bangkrut karena dulu, di zaman Hugo Chavez terlalu menina-bobokan rakyatnya dengan subsidi macam-macam yang berasal dari petro dolar.

Akibatnya, ketika harga minyak jatuh, negeri pun koleps. Keuangan negara ambles. Rakyat marah karena harga-harga melejit. Dunia internasional tak mempercayainya lagi.

Indonesia Hebat..!!

Tulis Gontha: Ada yang salah dari kritik oposisi terhadap utang pemerintah. Mengapa? Karena cerita balutan utang yang dikritik oposisi hanya menekankan kata "utangnya saja". Tanpa penjelasan komprehensif. Oposisi hanya mengkritik sisi kritisnya, sedangkan sisi prospeknya disembunyikan.

Soal utang negara, tulis Gontha, sepanjang pemerintahan Jokowi tercatat sekitar Rp 1.644,22 T. Bila utang Era Jokowi tadi ditambah dengan utang Era SBY (sampai tahun 2014 sebesar Rp 2.608,8 T), memang jumlahnya besar sekali. Per-Juli 2018, tercatat 4.253,02 T.

So, utang Jokowi hanya Rp 1.644,22 T. Tapi oposisi mengangkatnya menjadi Rp.5000 T. Padahal, jika cermat itung-itungannya, utang Jokowi jauh lebih kecil dibanding utang SBY.

Pertanyaan berikutnya – tulis Gontha -- manfaat apa yang dirasakan rakyat dari utang Era Jokowi.?!

Jawabnya adalah :

Pembangunan I infrastruktur secara massif di seluruh Indonesia! Mulai infrastruktur air, pertanian, listrik, BBM (satu harga), dan jalan raya. Semua wilayah terisolasi dibuka. Jokowi membuka gerbang konektivitas seluruh nusantara. Mulai dari wilayah terpencil, termasuk perbatasan (dengan negara lain), dan wilayah terdepan di pulau-pulau kecil di tengah Samudera Hindia dan Pasifik.

Tak hanya itu. Ada yang luput dari perhatian publik. Jokowi selain menambah utang, juga membayar utang yang jumlahnya cukup besar.

Lihat data :

Total utang jatuh tempo dari 2014 (Era SBY) hingga 2018 (Era Jokowi) yang dibayar pemerintah mencapai Rp.1.628 T. Utang yang dibayar ini merupakan pinjaman dan surat berharga negara (SBN).

Pada tahun 2014 :

- Misalnya Pemerintahan Jokowi membayar utang jatuh tempo Rp.237 T.

- Tahun 2015 sebesar Rp.226,26 T.

- Tahun 2016 sejumlah Rp.322,55 T.

- Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 350,22 T.

- Bahkan tahun 2018 di tengah isu miring, Jokowi membayar utang senilai Rp 492,29 T.

Jokowi berutang Rp 1.644 T, tapi mampu membayar utang Rp 1.628 T. Artinya, utang Jokowi sejatinya cuma Rp 16 T dalam 4 tahun kepemimpinannya.

Bandingkan dengan utang tinggalan SBY selama 10 tahun yang mencapai Rp.2.608.8 Triliun.

Kenapa Era SBY utangnya demikian besar.?!

Karena untuk menyubsidi BBM Rp.300 Triliun/tahun. Belum lagi rente yang dicatut broker minyak Petral di Singapura. Kedua kanker tersebut telah dipotong Jokowi.

Gontha – akuntan handal lulusan Praehap Institute di Belanda itu bertanya, pakah hal itu bisa disebut gali lubang tutup lubang.?!

No. Hanya pebisnis anak papi dan mami yang menyatakan pemerintah berutang untuk gali lubang tutup lubang – tulis mantan Vice Presiden American Express Bank Asia yang mulai berbisnis dari bawah itu.

Jokowi, sebelum jadi presiden adalah pengusaha handal. Ia bukan pengusaha rente. Bukan pengusaha Papa minta saham.

Hidup dalam berbisnis, tulis Gontha, perlu modal. Dan modal didapat dari utang. Dengan berutang, pelaku bisnis bisa membeli aset, atau alat penggerak usaha. Hasilnya bisa untuk membayar utang.

Lihat driver gojek. Awalnya berutang untuk beli motor. Motor itu untuk ojek online (ojol). Pendapatannya dari ojol bersih, katakan antara Rp.5 - 8 juta sebulan. Ia bisa menghidupi anak istrinya dan melunasi cicilannya. Motor pun kemudian jadi aset sang driver.

Itu pula yang dilakukan negara. Asal kalkulasinya cermat, utang itu akan terbayar dan negara punya aset. Hebatnya lagi, tidak seperti motor yang nilai intrinsiknya terus turun dari tahun ke tahun. Jalan tol, pelabuhan, bendungan, dan bandara nilai intrinsiknya makin lama makin mahal. Negara pun berlimpah aset berharga. Kaya!

Jokowi selama 4 tahun mampu membayar utang Rp.1.628 Triliun. Jokowi berjanji tidak akan menambah utang lagi, khususnya utang luar negeri berbasis USD. Jokowi juga menginginkan semua pembangunan infrastruktur rampung secepatnya. Artinya, infrastruktur tersebut segera menghasilkan uang.

Kalau dalam 4 tahun Jokowi bisa membayar Rp 1.628 triliun. Lalu setiap tahunnya pendapatan negara meningkat karena infrastruktur yang dibangunnya telah menghasilkan uang, maka besar kemungkinan Indonesia bisa membayar utang lebih besar dari angka jatuh tempo sebelumnya.

Bila itu terjadi, tulis Gontha (akuntan kaliber internasional), sekitar 10 tahun lagi, Indonesia akan bebas utang. Wow..!! Bila tercapai, Indonesia akan tumbuh menjadi negara kuat dan makmur.

Semoga bermanfaat bagi orang-orang yang picik pikirannya, Aamiin YRA 🙏🤗. Merdeka! 🇮🇩

Saturday, 30 March 2019

Selalu teriak asing tapi ternyata sekeluarga penjilat dan antek USA



••>Tulisan Jenderal Seangkatan Dengan Prabwo<••

Lucunya negeri ini...
ada anak penghianat teriak nasionalis...

Ada anak pengkudeta proklamator (Ir.Soekarno-Presiden RI Pertama) tapi sekarang kampanye dengan dandanan menyerupai Soekarno.. kok Gak malu..?!

Kalau memang golonganmu menganggap Soekarno tidak pantas memimpin kenapa harus bohongi diri sendiri meniru nya..?

Selalu teriak asing tapi ternyata sekeluarga penjilat dan antek USA..

Mau membantah gimana pun, sayangnya rekam digital gak bisa bohong.. teriak TNI tapi nyatanya pecatan TNI..

Teriak keadilan... hallooo..?
Bagaimana kabar anak bangsa yg kamu bunuh sampai sekarang gak ada kejelasan kasusnya..?

 Suka pakai atribut TNI.. masih gak malu juga..!?

Teriak rasis China... menyebar isu sara...
Kamu gak punya kaca ..? Lalu kamu anak siapa..?

Selalu teriak orang lain PKI tidak Pro NKRI tidak pro Rakyat... Haaloooo...!?

Kamu pikir orang jaman sekarang gak melek sejarah..?

Kamu pikir sejarah palsu doktrinan Soeharto masih berlaku..?

Sekarang orang sudah pintar gak bisa dibodohi dengan sejarah palsu orde baru/NWO (new world order)

Hmmm..... baca sejarah dulu aahh..

Bapakmu adalah tokoh besar yang membentuk PRRI-PERMESTA, gerakan pemberontak buatan bapakmu dan teman-temannya (Letkol Ahmad Husein, Mayor Eddy Gagola, Kolonel Alexander Evert Kawilarang, kolonel D.J Somba, Kapten Wim Najoan, Mayor Dolf Runturambi, Letkol Ventje Sumual) yang beragenda mengkudeta Presiden Soekarno...

Dibentuk di Sungai Dareh, Sumatra Barat, Januari 1958.
Dengan cara apa mengkudeta pemerintahan..?
dg cara ciptakan pemerintahan tandingan dan menciptakan chaos di Indonesia berawal di akhir thn 50an (1958) sampai awal 60an (1961)..

Bapakmu merupakan figur utama yang mengendalikan dan mengorganisir pasokan kebutuhan pemberontakan dari Amerika Serikat.

Semua persenjataan serta alat komunikasi modern disalurkan kepada gerombolan pemberontak melalui Singapura.

Walau kudeta tdk berhasil tetapi situasi "panas" tetap terjadi setelah 1961 yang berlanjut dg chaos 1965-1966..

Karena apa..? Kenapa begitu ngotot melengserkan Presiden Soekarno..?

Karena Soekarno tidak pernah menyetujui kontrak karya freeport dari USA untuk eksplorasi Papua

Dengan agenda makar, kudeta, lalu Kalian ciptakan chaos, kalian naikkan isu komunis yang berujung lengsernya Soekarno dan dengan di rekayasanya SUPERSEMAR (11 Maret1966), sejak saat itu Suharto menjadi orang pertama pengambil keputusan negara menggantikan Soekarno dan dengan bangganya dia menandatangani kontrak karya 1 (pertama) Freeport pada tahun 1967

Saat Soekarno telah lengser, dan saat pion Asing telah berada di pucuk pemerintahan negeri ini..(Soeharto) bapakmu baru berani pulang indonesia (29-Mei-1968) setelah sebelumnya sempat lari -/+10 tahun ke LN karena kudeta pertama (PRRI) tidak berhasil.

Dan karena bapakmu juga sempat terlibat kasus korupsi besar pada era kepemimpinan Presiden Ir. Soekarno (saat menjadi menteri 1955-1956)

Dengan istimewa bapakmu dirayu dan dijemput dari Bangkok.. oleh Adam Malik yg diutus langsung oleh Suharto..

Gak heran kalau bapakmu langsung diangkat jadi menteri di kabinet Suharto (Juni 1968)

Yang pada akhirnya dengan kedekatan itu karna persamaan visi anti Indonesia maju... persamaan mental korup bapakmu nanti besanan juga dengan Soharto..
Yang artinya kamu jadi menantu presiden.

Lalu... terciptalah dinasti korup selama berpuluh puluh tahun... terwujudlah cita cita NWO menguasai berbagai sumber daya alam negeri ini...

Tapi namanya kejahatan gak akan bisa selamanya berkuasa/menang.

Jaman semakin modern.. masyarakat semakin pintar...

Masyarakat telah bosan dengan kepalsuan.. Lengserlah mertuamu dari pucuk pimpinan negri ini...

Akhirnya kamu dipecat juga khan dari TNI... berbagai kasus mengikuti...

Dan..... kamu pun lari..!
Padahal pada masa kekuasaan Soeharto dengan status sebagai menantu presiden sangat memuluskan karir militermu..

Boleh dikatakan, sebenarnya Kamu hanyalah anak manja yang mendompleng kekuasaan mertuamu

Karena kalau bukan menantu presiden, mana bisa setahun naik pangkat 3 kali.... padahal indisipliner setiap saat kamu lakukan.. Itu jadi dimaklumi karena kamu menantu presiden... (rekam digital pernyataan atasanmu gak bisa hilang)

Naah.. sekarang seakan ingin balas dendam kepada rakyat... kamu mencalonkan beberapa kali sebagai pemimpin negeri....
Tapi.. semua tahu.. tidak segampang itu...

Langkahmu basi... caramu kuno... langkah2 mu mulai terlihat sama dengan bapakmu dan mertuamu... kamu mau menguasai negri ini... membodohkan lagi kami.. disaat negeri ini sudah mulai membangun peradaban maju.. Saat negeri ini semakin disegani negara lain.. saat negeri ini sudah ingin mandiri..

Kamu, kalian antek kaki tangan NWO... Tidak akan senang dengan semua kemajuan negri ini...
Kalian perlahan tetapi bergerilya mulai menggiring opini... kalian ciptakan isu agama... isu ras... menaikkan lagi Isu PKI...

Tidak cukup itu saja...
Karena saat ini pemerintah sedang giat membangun Indonesia tercinta
, pemerintah saat ini sedang mewujudkan sila ke 5 dari Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan cara:
1. Bayar ganti rugi korban LAPINDO.

2. IKAN Melimpah karena Kapal-kapal  Pencuri ikan ditenggelamkan oleh bu SUSI PUDJIASTUTI.

3. SINGAPURA Semakin "Segan" Kepada INDONESIA karena kebijakan TAX AMNESTI.

4. Pulau NATUNA sudah direbut oleh JOKOWI dari tangan CHINA.

5. Saham FREEPORT 51% untuk INDONESIA.

6. Mafia PETRAL yang merugikan negara bubar di tangani JOKOWI.

7. Bencana KABUT ASAP sudah berhasil diminimalisir nyaris tidak ada lagi.

8. INDONESIA jadi anggota OTDC karena PDB diatas 1T.

9. BBM satu harga seluruh INDONESIA di realisasikan.

10. SERTIFIKAT TANAH untuk rakyat miskin.

11. Dana desa, KIP, KIS untuk rakyat.

12. Listrik sudah menyala di desa terpencil

13. Jalan TRANS PAPUA di selesaikan.

14. Jalan TRANS SUMATRA dan jalan yang mnghubungkan antar provinsi sedang dalam proses penyelesaian.

15. Listrik tenaga angin di SIDRAP.

16. IRIGASI, BENDUNGAN, EMBUN dibangun untuk mengairi sawah pertanian agar bisa panen 3x setahun. ( menuju swasembada pangan)

17. Pembangunan 10 JEMBATAN GANTUNG di BANTEN sudah selesai.

18. Pembangunan 32 JEMBATAN GANTUNG sedang dalam penyelesaian.

19. Bandara KERTAJATI selesai ditangan JOKOWI sehingga menggerakan ekonomi rakyat.

20. Pelabuhan TANJUNG PRIOK sekarang bisa untuk transit kapal besar sehingga tidak perlu transit di Singapura.

21. Pemerintahan pak JOKOWI sudah bisa Mencicil utang rezim SBY 1600 T.

22. Hari SANTRI nasional di berlakukan

23. Proyek proyek mangkrak dibereskan

24. HTI pencinta KHILAFA di bubarkan

25. GOOGLE bayar pajak di wajibkan

26. Bandar NARKOBA nyawanya dihilangkan

27. Pengemplang pajak dipaksa ikut aturan

28. TEAM CYBER pungli di berdayakan

29. OTT gencar dimana mana

30. BLOK ROKAN dan BLOK MAHAKAM direbut kembali

31. OPM kembali kepangkuan ibu pertiwi

32. Pabrik gula terbesar di lampung

33. 15 bandara baru disiapkan

34. Jalan tol 5000 km diselesaikan 3,5th berjalan

35. PLBN mega di setiap perbatasan

36. Dunia mengakui kemajuan REPUBLIK
INDONESIA

37. Atlit Berprestasi Diperhatikan dengan Memberikan Bonus sebelum "Keringat Kering".

39. Bagi Pasien Cuci Darah, Operasi Jantung yang masuk Program BPJS gratis.

40. Anggaran Dana Desa.  program dana desa telah berhasil membangun jalan desa di seluruh pelosok Indonesia sampai 121.709 kilometer. Belum pernah ada dalam sejarah di Indonesia.

Dan Masih banyak lagi prestasi presiden Jokowi.

So what gitu loh...?

✍🏻 Share ini berulang-ulang agar tidak buta dan tuli lagi bagi mereka yang nyinyir ✊🏻✊🏻

Monday, 25 March 2019

Keberadaan MRT menjadi tonggak dari kota yang modern.


Silvia Halim, Wanita Besi di Balik MRT

Oleh: Denny Siregar*

Mass Rapid Trans atau MRT baru saja diresmikan Jokowi hari Minggu kemarin.

Keberadaan MRT menjadi tonggak dari kota yang modern. Kota modern bukan kota dengan kendaraan pribadi di mana-mana, tetapi justru ketika transportasi publik menguasai wilayah.

Tapi, di balik gegap gempita sambutan masyarakat terhadap peresmian MRT, tahukah Anda siapa yang bertanggung jawab terhadap seluruh konstruksi MRT?

Ternyata dia seorang wanita. Namanya, Silvia Halim.

Silvia adalah lulusan teknik sipil di Nanyang Technological University, Singapura. Sesudah lulus, ia langsung bekerja di Singapura membangun infrastruktur di sana selama 12 tahun. "Saya sebenarnya anti ke Jakarta, karena macetnya minta ampun," begitu katanya.

Tapi takdir membawanya ke jalan lain. Konon menurut cerita, ia didatangi Ahok dan diminta untuk kembali ke Indonesia dan membangun MRT untuk Jakarta. Mendengar pemerintahan negeri ini sekarang ada di tangan pemimpin yang berbeda, Silvia langsung menerima dan mengepak barangnya untuk pulang ke Indonesia. Tentu ia melewati proses interview dan urusan formal lainnya.

Kepada mereka-mereka yang pulang untuk membangun bangsa, kita harus angkat secangkir kopi setinggi-tingginya.

Jelas, gajinya tidak seheboh waktu di Singapura. Tapi bukan itu yang membuatnya mau pulang. "Saya telah melayani Singapura selama 12 tahun. Kini saatnya saya membantu negara sendiri," begitu kata Silvia saat ditanya ngapain dia pulang dan merelakan gaji besar di negeri orang.

Di Indonesia, Silvia menjabat Direktur Konstruksi MRT dan membawahi puluhan orang pekerja yang semuanya laki-laki. Dia wanita sendiri. Tapi dia tidak canggung karena sudah terbiasa.

Membaca cerita tentang Silvia Halim, saya seperti membaca kisah Bu Sri Mulyani.

Bu Sri Mulyani ketika menjadi pejabat Bank Dunia bertemu Jokowi yang memintanya untuk menjadi Menteri. Sri Mulyani tidak mampu menolak demi negaranya. Akhirnya ia harus meninggalkan pekerjaan dengan gaji aduhai demi membangun negeri sendiri.

Banyak orang Indonesia yang belajar di luar negeri pulang kembali untuk membangun Indonesia. Mereka sudah percaya bahwa di tangan pemimpin yang benar, negeri ini akan berjaya. Dan mereka tidak ingin tertinggal untuk menjadi bagian dari sejarah.

Kepada mereka-mereka yang pulang untuk membangun bangsa, kita harus angkat secangkir kopi setinggi-tingginya.

*Denny Siregar penulis buku Tuhan dalam Secangkir kopi

Saturday, 9 March 2019

Ayah Angkat Jokowi: Kalau Tak Pilih Anak Saya Enggak Apa-apa, tapi Jangan Difitnah

Ayah angkat Presiden Joko Widodo, H Nurdin Aman Tursina (73), mengatakan, fitnah yang ditujukan kepada Jokowi adalah tindakan tidak beradab dan menghasut. "Kalau enggak pilih anak angkat saya (Jokowi) enggak apa-apa, tapi jangan difitnah," kata Nurdin Aman Tursina, saat menerima kunjungan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, di kediamannya, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (9/3/2019), seperti dikutip Antara. Menurut Nurdin, pihak yang memfitnah Jokowi sebagai anti-Islam adalah tidak mengenal Jokowi sesungguhnya.


Ia menyatakan, Jokowi yang tinggal dan bekerja di Bener Meriah (dahulu Aceh Tengah) pada 1985 hingga 1988 adalah Muslim yang taat beribadah. "Joko rajin shalat berjemaah di mushala dekat rumah saya," kata Nurdin yang menjadi imam dan pengurus di mushala tersebut. Bahkan, kata Nurdin, Jokowi yang saat itu bekerja di pabrik kertas di Aceh Tengah, rela berkorban untuk pembangunan mushala.


Pada 1988, ketika H Nurdin menyampaikan maksudnya kepada Jokowi untuk merenovasi mushala itu, Jokowi menyarankan Nurdin mengambil material yang dibutuhkan di toko material. "Semua material itu, Jokowi yang membayarnya," katanya. Nurdin juga berani menjamin ketaatan Jokowi dalam beribadah, mengingat pada saat Jokowi berada di lingkungan rumahnya di Bener Meriah, dia rajin shalat berjemaah di mushala itu. "Bahkan, Jokowi sering menjadi imam Shalat Maghrib," katanya lagi.


Ia menambahkan, Jokowi muda bersama beberapa temannya tinggal di rumah merah dekat rumahnya, tapi dia sering main dan bersilaturahim ke rumah Nurdin. Setelah menikah dengan Iriana, Jokowi masih tinggal di dekat rumah Nurdin. "Jokowi meninggalkan Aceh pada 1988, karena situasi waktu itu kurang aman. Jokowi sudah memiliki bayi bernama Gibran," katanya lagi. Jokowi waktu itu meninggalkan tiga ekor kambing kepada Nurdin untuk aqiqah putranya. "Jokowi itu orangnya sangat baik dan tulus. Sulit mencari orang sebaik Jokowi," katanya pula.

Karena itu, Nurdin sangat menyayangkan fitnah yang ditujukan kepada Joko Widodo. "Kalau boleh marah, saya marah kepada pihak yang memfitnah Jokowi," katanya lagi.

Editor : Sandro Gatra
https://nasional.kompas.com/read/2019/03/09/20132601/ayah-angkat-jokowi-kalau-tak-pilih-anak-saya-enggak-apa-apa-tapi-jangan.


Friday, 1 March 2019

Mari Raykan Kehadiran ‘Tol Langit’ oleh Presiden Joko Widodo


Ribuan kilometer jalan darat yang telah dibangun di era Presiden H. Ir. Joko Widodo kian paripurna dengan kehadiran ‘Tol Langit’.
#TolLangitJokowi
Ini merupakan salah satu mahakarya Jokowi dan menjadi bukti kecintaannya kepada bangsa dan negara. #TolLangitJokowi
Tol langit yang dimaksud adalah terkoneksinya Sabang sampai Merauke dengan layanan internet berkecepatan tinggi yang tercover oleh Palapa Ring. Ini sudah bisa dinikmati pada Maret 2019. #TolLangitJokowi
Proyek Palapa Ring yang sempat mandek sejak 1991 ini bakal dieksekusi oleh Pemerintahan Jokowi. #TolLangitJokowi
Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer.
#TolLangitJokowi
Proyek itu terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku serta satu backhaul untuk menghubungkan semuanya. #TolLangitJokowi
Pembangunan jaringan serat optik nasional ini akan menjangkau 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
#TolLangitJokowi
Proyek Palapa Ring ini akan mengintegrasikan jaringan yang sudah ada (existing network) dengan jaringan baru (new network) pada wilayah timur Indonesia (Palapa Ring-Timur). #TolLangitJokowi
Palapa Ring Timur akan dibangun sejauh 4.450 kilometer yang terdiri dari sub-marine cable sejauh 3.850 kilometer dan land cablesepanjang 600 kilometer dengan landing point sejumlah 15 titik pada 21 kota/kabupaten. #TolLangitJokowi
“Jaringan tersebut berkapasitas 100 Giga Bytes (GB). Jaringan ini bisa ditingkatkan lagi hingga 160 GB dengan mengusung konsep ring.
#TolLangitJokowi
Yakni terdiri dari dua pasang saluran (empat core),” demikian keterangan resmi Kemenkominfo di website resminya. #TolLangitJokowi
Proyek Palapa Ring ini sebagai ‘Tol Langit Jokowi’, yang menyambungkan komunikasi udara tanpa batas dari satu pelosok ke pelosok daerah lain dengan kecepatan tinggi.
#TolLangitJokowi
Proyek senilai Rp7,7 triliun ini ditargetkan akan sudah selesai pada 2019 ini. Palapa Ring di Indonesia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Indonesia Barat, Tengah, dan Timur sesuai dengan pembagian zona waktu di Indonesia. #TolLangitJokowi
Palapa Ring Barat memiliki panjang 2.275 kilometer yang sudah dibangun sejak tahun 2016 lalu dan sudah dipakai sejak Maret 2018 lalu.  #TolLangitJokowi
Begitu juga dengan Palapa Ring Tengah yang sudah diresmikan dan digunakan sejak Maret 2018 lalu, memiliki panjang 2.995 kilometer. #TolLangitJokowi
Palapa Ring Barat memiliki panjang 2.275 kilometer yang sudah dibangun sejak tahun 2016 lalu dan sudah dipakai sejak Maret 2018 lalu. #TolLangitJokowi
Begitu juga dengan Palapa Ring Tengah yang sudah diresmikan dan digunakan sejak Maret 2018 lalu, memiliki panjang 2.995 kilometer. #TolLangitJokowi
Khusus untuk zona timur yang memiliki panjang jaringan 6.878 kilometer baru selesai 89 persen. #TolLangitJokowi
ditargetkan pada 2019 ini akan selesai dan keseluruhan Indonesia barat, tengah dan timur akan memiliki koneksi yang tersambung secara real timeminimal dengan layanan konektivitas 4G. #TolLangitJokowi
Konektivitas Palapa Ring yang dipopulerkan dengan nama ‘Tol Langit’ ini memastikan bahwa seluruh Indonesia termasuk ke daerah terluar dan terdalam sekalipun akan mampu dijangkau oleh koneksi internet supercepat dengan kecepatan minimal 30 mbps. #TolLangitJokowi
Dengan terciptanya akses komunikasi yang lebih baik dengan proyek Palapa Ring, maka diharapkan akan tercipta pemerataan dan kemudahan akses telekomunikasi-informasi. #TolLangitJokowi
Mulai dari membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan berbasis internet (e-commerce), meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem kerja, dan meningkatkan kompetensi untuk berkompetisi di pasar global. #TolLangitJokowi
Akses internet yang memadai ke daerah terpencil sekalipun akan membuka peluang digitalisasi bagi usaha kecil dan menengah, seperti apa yang telah terjadi di Indonesia barat dan tengah. #TolLangitJokowi
Akses internet yang meningkat secara signifikan ini jelas akan meningkatkan pembelanjaan alat, teknologi informasi, dan komunikasi. #TolLangitJokowi
Menkominfo Rudiantara menyatakan, perkembangan dunia digital di Indonesia ditargetkan bakal mencapai USD130 milyar pada 2020, atau sekitar Rp1.978 triliun. #TolLangitJokowi
“Dan kenapa kita bangun 20 ribu digital talent, mimpi saya. 5 tahun lagi kebutuhan talent di Asean, paling tidak di regional. Ekonomi digital kita di tahun 2020, kita harapkan mencapai USD130 milyar. Itu kurang lebih sekitar 12 persen dari GDP kita,” ungkapnya. #TolLangitJokowi
Tersambungnya Palapa Ring secara utuh merupakan perwujudan dari Nawacita Indonesia. Palapa Ring bisa menyatukan seluruh daerah di Indonesia dengan komunikasi layakan telekomunikasi yang cepat dan real time membuat kesenjangan akan semakin berkurang.
#TolLangitJokowi
Source : https://threadreaderapp.com/thread/1098041339659247616.html

Sunday, 24 February 2019

Fokus Berita: Konvensi Rakyat Jokowi


Fokus Berita: Konvensi Rakyat Jokowi

Oleh: Denny Siregar*

"Kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu sekarang...."

Begitu tegas Jokowi di hadapan ribuan pendukungnya di Sentul malam kemarin. Dan pendukung Jokowi pun bersorak sorai menyambut perkataannya.

Jokowi memang benar-benar "gila". Dari tubuh kerempeng yang dulu tidak diperhitungkan ini, ternyata ada auman singa yang menggetarkan banyak kalangan elit Indonesia yang berjumlah 1 persen dari total jumlah penduduk, tetapi menguasai mayoritas tanah negara.

Kotak pandora itu dibongkar Jokowi awalnya waktu debat kedua dengan Prabowo. Karena Prabowo selalu bicara atas nama rakyat dan menyindir kalangan elit Indonesia, Jokowi kemudian membongkar kedok Prabowo bahwa Prabowo juga bagian dari elit yang 1 persen itu.

"Bapak Prabowo setahu saya menguasai 220 ribu hektar di Kaltim dan 120 ribu hektar di Aceh Tengah...." begitu kata Jokowi dan ributlah se-Indonesia Raya. Mereka kaget, membayangkan lahan Prabowo yang 7 kali lebih luas dari Jakarta.

"Apakah Jokowi sedang menyerang Prabowo?"

Bukan. Jokowi sedang membuka fakta saja bahwa satu orang seperti Prabowo, bisa menguasai begitu besar lahan di Indonesia. Nah, ada puluhan orang yang seperti Prabowo yang bahkan menguasai jutaan hektar lahan konsesi, yang dibagi-bagi sebelum Jokowi memerintah.

Greennomics Indonesia, LSM lingkungan, menggambarkan pada masa SBY berkuasa, lahan yang dibagikan ke pengusaha besar seluas 2,4 juta hektar. Zulkifli Hasan, ketua umum PAN yang juga mantan Menteri Kehutanan, memecahkan rekor dengan membagikan 1,64 juta hektar lahan selama ia menjabat periode 2009-2013.

Itu belum pada masa orba yang jauh lebih luas lagi dibagikan kepada segelintir elit pengusaha.

Jokowi tidak menyalahkan pembagian itu karena sudah sesuai UU, tetapi ia mengkritik kebijakan masa lalu yang dengan enaknya membagikan lahan konsesi hanya kepada pengusaha tetapi tidak kepada rakyat. Rakyat hanya jadi penonton di tengah kerakusan para elit yang merampok hak-hak mereka.

"Lalu bagaimana dengan kroni Jokowi? Seperti Luhut Binsar Pandjaitan misalnya. Bukankah ia juga memegang konsesi lahan besar??"

Menariknya Jokowi, sebelum ia melontarkan "bom atom" di media, ia sudah melakukan konsolidasi dulu dengan orang-orang terdekatnya.

Bulan Juli 2018, LBP mengatakan ia akan menyusutkan lahan-lahan konsesi PT Toba Pulp Lestari sampai 88 persen, dari 200 ribuan hektar menjadi sampai 25 ribu hektar saja. Selebihnya ia kembalikan pada negara.

Dari pernyataan LBP di media massa, kita bisa melihat bahwa Jokowi sudah berkomitmen dengan ring 1 nya untuk berbuat sebelum berkata. Dengan begitu, ia mempersempit serangan pada dirinya.

"Untuk apa lahan konsesi besar yang direbut Jokowi dari pengusaha itu?"

Tentu ia bagikan kepada rakyat. Dari 12,7 juta hektar lahan yang sudah ia ambil dari para pengusaha yang dekat dengannya, 2,6 juta hektar sudah ia bagi-bagikan kepada rakyat. Bagi Jokowi, tidak penting ia dicap apa saja, yang penting rakyat harus bisa ikut menikmati kekayaan alam Indonesia.

Saya jadi teringat ketika berbincang dengan seorang pejabat negara yang juga pengusaha besar di negeri ini. Ia berkata, "Jokowi tidak mencuri. Jika ia mencuri sedikit saja, saya pasti akan mencuri lebih besar dari dia...."

Jokowi menularkan ketauladanan kepada orang-orang di sekitarnya, sehingga mereka merasa sungkan untuk berbuat hal yang memalukan.

Jokowi adalah Presiden yang berasal dari rakyat. Ia hidup dengan rakyat dan berjuang untuk rakyat. Maka kita wajib membelanya, karena pembelaan kita sama artinya dengan kita ikut membela rakyat supaya mempunyai hak yang sama.

Seruput kopinya? ☕☕

*Denny Siregar penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi

Tags

Recent Post